<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2870266117170743691</id><updated>2011-07-28T17:34:05.523-07:00</updated><category term='suatu waktu'/><category term='lindastorypage'/><category term='Sebodoh Itukah Aku?'/><category term='Silent'/><category term='True Story'/><category term='LOVING YOU'/><category term='Aku mengalah untuk melihatmu bahagia'/><category term='cerita'/><title type='text'>The Story Page</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://lindastorypage.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lindastorypage.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Linda Leenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06358935436310647422</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/SpSaepulnPI/AAAAAAAAAxY/TF_iBovgwGw/S220/smile+karna+anak+kecil.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2870266117170743691.post-2097589627799660602</id><published>2010-08-23T15:05:00.000-07:00</published><updated>2010-09-18T16:57:29.813-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='suatu waktu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lindastorypage'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Di suatu waktu</title><content type='html'>Dek,aku sayang kamu...sungguh..&lt;br /&gt;aku ingin terus bercerita tentang hari-hari ku...&lt;br /&gt;aku ingin terus mendongeng sebelum kamu tidur..&lt;br /&gt;aku ingin selalu menjadi tempat kamu bisa menangis dan tertawa lepas..&lt;br /&gt;aku rindu saat-saat itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah..aku terlalu lama melamun sampai tidak sadar, kamu sudah ada dihadapanku dari tadi..&lt;br /&gt;Kamu yang begitu bersemangat becerita tentang pekerjaan dan dunia mu yang sekarang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bukan aku tak memperhatikan ceritamu dek...aku hanya berusaha menyimpan  lekat-lekat semua memoriku tentangmu..detail setiap ceritamu.. aku rindu  masa-masa itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kugenggam tangan mungil itu, aku tertawa melihat mu tertawa..hatiku  luluh melihatmu tersenyum.. Dan tiba-tiba air mata ku pun keluar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan panik dek,bukan salah mu..bukan salahku...&lt;br /&gt;Waktu yang tidak berpihak pada kita berdua, dan aku menyesali keputusan ku dulu..&lt;br /&gt;Saat dirimu sedang belajar untuk menerima ku, ternyata aku malah mulai berpaling dan membuat mu menangis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang.. saat aku ingin meminangmu..ternyata sudah ada yang mengisi hatimu..&lt;br /&gt;Tidak ada yang pernah bisa mengisi hari - hari ku seperti dirimu dek..&lt;br /&gt;Tidak ada yang pernah bisa menggantikan posisimu dihatiku..&lt;br /&gt;keegoisan ku saat itu, padahal hanya tinggal sedikit lagi sampai akhirnya kamu mau menerimaku.&lt;br /&gt;Aku menangis karena aku cinta kamu.. namun aku tau dan aku harus siap melihatmu bersanding dipelaminan dengan nya...&lt;br /&gt;ya aku tau saat itu akan segera tiba..&lt;br /&gt;Dan karena itulah kau menemui ku sekarang kan dek?&lt;br /&gt;Aku gak papa dek,hatiku hancur..namun aku senang setidaknya 2 tahun  perjuanganku saat itu membuahkan hasil, aku pernah singgah juga kan  dihatimu? itu cukup bagiku..&lt;br /&gt;Dek, aku juga berharap dikehidupan yang lain,Tuhan akan beri kita situasi yang berbeda..&lt;br /&gt;ya seperti kata-kata mu itu...&lt;br /&gt;Dan saat itu terjadi, aku berjanji ga akan pernah melepasmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh...kenapa air mata ini terus mengalir..&lt;br /&gt;ada rasa sesak di dada, meski aku berusaha ikhlas...&lt;br /&gt;Kugenggam erat tangan itu, ya akan kunikmati detik detik bersamamu..&lt;br /&gt;Senyum mu, tawa mu.. waktu tolong berhenti sejenak.. aku tak mau kereta  itu datang dan menjemputku, aku masih ingin bersama bidadari hatiku  ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 Agustus 2010&lt;br /&gt;ruang tunggu sebuah stasiun kota&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya update blog ini demi ikutan &lt;a href="http://ceritaeka.com/2010/08/20/kuis-agustus-di-ceritaeka/"&gt;lomba&lt;/a&gt; &amp;gt;.&amp;lt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2870266117170743691-2097589627799660602?l=lindastorypage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lindastorypage.blogspot.com/feeds/2097589627799660602/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2870266117170743691&amp;postID=2097589627799660602' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/2097589627799660602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/2097589627799660602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lindastorypage.blogspot.com/2010/08/di-suatu-waktu.html' title='Di suatu waktu'/><author><name>Linda Leenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06358935436310647422</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/SpSaepulnPI/AAAAAAAAAxY/TF_iBovgwGw/S220/smile+karna+anak+kecil.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2870266117170743691.post-3057912168491463580</id><published>2010-03-13T01:50:00.000-08:00</published><updated>2010-03-13T01:50:01.149-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Melepasmu</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: comic sans ms;"&gt;Hari itu aku terdiam..&lt;br /&gt;tiba-tiba kenangan masa lalu satu persatu muncul..&lt;br /&gt;masih teringat jelas,masa-masa kita duduk di bangku SMA, hanya beda kelas..saling meledek, bercanda dan bermain-main.&lt;br /&gt;Masih teringat jelas, saat akhirnya kamu menyatakan perasaan mu kepada ku, meski akhirnya kutolak namun kita tetap berteman &lt;img src="http://images.multiply.com/common/smiles/smile.png" /&gt; .&lt;br /&gt;Yah, bukan berteman tepatnya..disaat aku telah memiliki seorang kekasih, kamu tetap berusaha mendekat sebagai 'teman'. &lt;br /&gt;Bagaimana kabar kakak mu?dan keponakan kecil di Jepang sana? Sudah kembalikah ke Indonesia? Dulu si kakak selalu mentertawakan kecanggungan mu tiap kali menelpon ku, si kakak juga tau betul semua yang kamu lakukan, yang dibicarakan selalu tentang ku.&lt;br /&gt;Bagaimana kabar om dan tante? Sampaikan salam ku untuknya yah &lt;img src="http://images.multiply.com/common/smiles/smile.png" /&gt;&lt;br /&gt;Kakek dan om mu juga .. Aku masih teringat bagaimana kamu bercerita saat si om menemukan harta karun di dalam lemari pakaianmu, foto-foto ku dan foto kita berdua, surat-surat. Ditembok kamar mu pun masih terpajang foto-foto kita dulu..&lt;br /&gt;Dulu kamu berjanji akan melamar ku begitu aku lulus, padahal sudah jelas-jelas orang tua ku melarang untuk kita berhubungan.. Sampai suatu saat, kedua orang tua ku menerima mu, mereka memperbolehkan kita pergi kencan, makan malam, nonton, keluar kota bersama dengan teman-teman mu. Dulu saat akan test, pernah kamu dan salah satu sahabat terbaikmu, menginap di rumah nenek. &lt;br /&gt;Semua..tentang kamu..semua berfikir kamu lah jodohku..&lt;br /&gt;sampai suatu hari, saat kamu datang kekota ku, hanya untuk kabur dari rutinitas bersama teman-teman mu, akhirnya aku tau.. sebuah fakta yang terlalu menyakitkan..&lt;br /&gt;Bagaimana bisa, si om sampai selalu tau kemana pun kamu pergi, selalu ada aku,selalu berusaha untuk dekat dengan ku.. tapi ternyata di sana ada seorang wanita yang jadi kekasih mu.&lt;br /&gt;Mukaku terasa panas, rasanya seperti ditampar berkali-kali.. Aku selalu menjaga perasaanmu, dan aku juga menunggu keseriusan dengan janji mu itu, tapi saat itu semua seperti sirna. Susah payah aku menahan tangis, susah payah aku menahan emosi, jika memang di masa lalu aku bersalah bukan dengan cara seperti ini. Saat itu kan juga sudah kujelaskan alasan kuat mengapa aku minta putus, putus untuk lebih konsentrasi ke sekolah, apakah salah? bukan berarti aku menolak mu kan?&lt;br /&gt;Ah sudahlah,toh aku telah memaafkanmu juga. Di kencan terakhir kita, kamu hanya bisa berkata ' aku bukan ingin mempermainkanmu,hanya saja ada sesuatu yang beda saat bersamamu, kamu bagian dari kenangan yang terlalu manis,kamu adalah melatiku, aku tau kita tidak mungkin bisa bersama, hanya saja aku ingin menikmati perasaan bersamamu, saat aku menggenggam tanganmu. Kamu tetap bagian terindah dari masa lalu ku, entah apa yang membuat ku selalu merasa 'klik' sama kamu.'&lt;br /&gt;Aku terdiam, berusaha menahan tangis, 'maaf, ada wanita disana yang begitu mencintaimu mas,dan aku paham betul bagaiman rasanya,dulu aku tidak pernah rela melihatmu bersama wanita lain, sekarang saat nya aku belajar untuk berani menghadapi kenyataan, kamu sudah ada dia.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya dia, wanita yang kamu peluk itu dia...Pandanganku menerawang jauh, sambil memegang undangan pernikahanmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**Based on true story,dengan perubahan seperlunya**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2870266117170743691-3057912168491463580?l=lindastorypage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lindastorypage.blogspot.com/feeds/3057912168491463580/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2870266117170743691&amp;postID=3057912168491463580' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/3057912168491463580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/3057912168491463580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lindastorypage.blogspot.com/2010/03/melepasmu.html' title='Melepasmu'/><author><name>Linda Leenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06358935436310647422</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/SpSaepulnPI/AAAAAAAAAxY/TF_iBovgwGw/S220/smile+karna+anak+kecil.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2870266117170743691.post-8341269279780990749</id><published>2009-10-26T18:27:00.001-07:00</published><updated>2009-10-26T18:27:25.585-07:00</updated><title type='text'>Percaya Cinta atau Fakta?</title><content type='html'>Sekali lelaki berbohong, akankah diulang untuk kedua kalinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau ke sekian kalinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang dari masa lalu datang, masih teringat jelas kenapa dulu saya akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungan saya dengannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kebohongan besar dan terlalu telak untuk nya ,meski dia terus mengelak..saya hanya bisa berkata...saat kamu tau apa yang sebenarnya kamu cari, kamu boleh mencari ku..Kamu tau dimana saya tinggal, dimana orang tua saya berada..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan, dua bulan, akhirnya dia mengundang saya di pameran usahanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa bulan kemudian, undangan sarapan pagi datang darinya dan saya menyanggupi untuk ikut dengannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah perbincangan ringan darinya, terlontar sebuah pernyataan-pernyataan yang mungkin bisa membuat saya melayang ,kalau saya tidak ingat kebohongan dia dulu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi pernyataan nya itu pun, sya hanya bisa tersenyum, dan membalas nya dengan lelucon lain..seolah itu hanya joke untuk mengisi suasana..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang bisa berkata, beri dia kesempatan untuk berubah..namun sepertinya sudah default dalam diri dia untuk berbohong..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meski dia menyesal telah menyakiti saya dahulu, namun semua sudah berubah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya bukan keledai yang akan mau jatuh ditempat yang sama..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta kadang membutakan segala sesuatu,sampai menganggap apa-apa yang diucapkan orang yang kamu cintai ada benar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi begitu terungkap fakta, sulit untuk menerima nya..dan kepingan cerita bersama nya terasa hanya sebuah cerita negeri dongeng...ya cinderella..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya hanya perempuan biasa, dan dia adalah pangeran dari negeri sana ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;artikel ini juga di post &lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2009/10/26/percaya-cinta-atau-fakta.html"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2870266117170743691-8341269279780990749?l=lindastorypage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lindastorypage.blogspot.com/feeds/8341269279780990749/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2870266117170743691&amp;postID=8341269279780990749' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/8341269279780990749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/8341269279780990749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lindastorypage.blogspot.com/2009/10/percaya-cinta-atau-fakta.html' title='Percaya Cinta atau Fakta?'/><author><name>Linda Leenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06358935436310647422</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/SpSaepulnPI/AAAAAAAAAxY/TF_iBovgwGw/S220/smile+karna+anak+kecil.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2870266117170743691.post-4822076744524737521</id><published>2009-08-06T04:45:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T07:49:10.862-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Aku mengalah untuk melihatmu bahagia'/><title type='text'>Aku mengalah untuk melihat mu bahagia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/SnrDr4nDCnI/AAAAAAAAApQ/orWKI3sG3KQ/s1600-h/dkyxkd.PNG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/SnrDr4nDCnI/AAAAAAAAApQ/orWKI3sG3KQ/s320/dkyxkd.PNG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366817064663321202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Sebuah cerita tentang seseorang ,sebut saja Awan..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebuah pesan singkat : ‘Jangan lupa makan ya..'&lt;br /&gt;Aku termenung...&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu, aku masih bisa berharap untuk selalu menerima pesan singkat darinya...&lt;br /&gt;Entah mengapa,saat ini semua terasa salah...&lt;br /&gt;Aku mencintaimu dik....sungguh melihatmu tersenyum merupakan obat disaat aku sedang gerah dengan pekerjaan ku..&lt;br /&gt;Namun begitu melihat kenyataan...&lt;br /&gt;Arghh!!!! Aku hanya berharap bisa mengulang semuanya...&lt;br /&gt;Seharusnya aku lebih memahamimu...seharusnya aku lebih mengerti...&lt;br /&gt;Dua tahun aku menunggu,mendampingimu...berharap rasa sayang yang pernah terucap itu akan menjadi cinta...&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat itu...harusnya aku paham maksudmu...&lt;br /&gt;Kau hanya ingin aku bahagia... Bukannya dengan menjadikan pelarian setelah tunangan mu meninggalkan mu begitu saja...&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku yang berusaha selalu ada...berusaha bisa menjadi pundak tempat mu bersandar disaat kau menangis...&lt;br /&gt;Kalau saja aku mau bersabar ...membiarkan mu sendiri...untuk setidaknya menenangkan diri..&lt;br /&gt;Aku tau itu sulit...aku tau rasanya ditinggalkan ...aku paham benar rasanya disakiti...&lt;br /&gt;Aku dan keegoisanku....&lt;br /&gt;Harusnya ini tidak pernah terjadi...penyesalan yang terdalam...&lt;br /&gt;Disaat terakhir aku tau kau telah siap menerima diri dan cintaku, aku malah membuat mu menangis..&lt;br /&gt;Saat ini aku meihat senyum itu lagi ...senyum indah itu saat kau bersanding dengan nya...&lt;br /&gt;Ada yang menyesak di dada...Niat jahat untuk merebutmu darinya padam ..&lt;br /&gt;Aku menangis...Pesan singkat itu hanya bisa kupandangi tanpa sanggup kubalas...&lt;br /&gt;Malam ini,sebuah pesan singkat terkirim lagi,&lt;br /&gt;‘Aku mengalah dik...bahagialah dengannya...Niat ‘jahat' itu telah hilang, aku mundur...Ya, Awan boleh belajar banyak dari semuanya..Thanks ..Dik..Selamat ya.'&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku matikan handphone ku...Berharap dapat segera terlelap malam ini..&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2870266117170743691-4822076744524737521?l=lindastorypage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lindastorypage.blogspot.com/feeds/4822076744524737521/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2870266117170743691&amp;postID=4822076744524737521' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/4822076744524737521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/4822076744524737521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lindastorypage.blogspot.com/2009/08/aku-mengalah-untuk-melihat-mu-bahagia.html' title='Aku mengalah untuk melihat mu bahagia'/><author><name>Linda Leenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06358935436310647422</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/SpSaepulnPI/AAAAAAAAAxY/TF_iBovgwGw/S220/smile+karna+anak+kecil.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/SnrDr4nDCnI/AAAAAAAAApQ/orWKI3sG3KQ/s72-c/dkyxkd.PNG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2870266117170743691.post-5858862389391366249</id><published>2009-07-31T07:57:00.000-07:00</published><updated>2009-07-31T18:57:33.415-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sebodoh Itukah Aku?'/><title type='text'>SEBODOH ITUKAH AKU?</title><content type='html'>&lt;p&gt;DISCLAIMER:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*karena semakin banyak yang salah tangkap tentang cerita ini,maka saya edit postingan saya..Si pelaku dalam cerita saya adalah seorang lelaki,dan dia telah dikecewakan oleh wanita (dan wanita itu jelas bukan saya) ...jadi yang cinta buta itu si lelaki....Plis read it..dont fast read +_+&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Dulu..kau bisa bilang ingin menjadi pendampingku...selamanya...&lt;br /&gt;Banyak hal yang telah kita rencanakan...&lt;br /&gt;membuat usaha milik berdua,mencicil mobil,memilih rumah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun,pertengkaran demi pertengkaran...membuat diriku bingung...&lt;br /&gt;Apakah aku telah berbuat sangat salah??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang kamu mau aku turuti..&lt;br /&gt;Aku rela berhemat, demi bisa membayarkan tagihan telepon mu...&lt;br /&gt;Aku rela menunggui mu pulang,meski itu telah larut malam,hanya karena aku khawatir seorang wanita pulang terlalu malam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah...aku hanya ingin kamu selamat sampai di rumah sayang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kau bilang keluarga mu sedang dalam kondisi sulit, usaha keluarga sedang memburuk,dan akhirnya kau mengirimkan seluruh uang bulanan kesana..Aku rela berbagi gaji ku yang tidak seberapa ini dengan mu...Bahkan justru kaulah prioritas utama ku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku rela membobol deposito ku demi usaha yang ingin kau rintis, apa pun..aku support...asal itu demi kebaikan mu dan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa aku terdengar pelit??perhitungan???&lt;br /&gt;justru seorang teman malah berkata 'AKU BODOH'&lt;br /&gt;dibutakan oleh cinta dan tidak pernah menyadari bahwa aku ditipu dengan atas nama cinta!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertengkaran kecil itu menjadi besar, kebohongan mu juga terungkap, dan aku masih bersabar, karna aku mencintaimu..&lt;br /&gt;Sampai akhirnya kata pisah keluar dari mulut mu.&lt;br /&gt;Dunia seperti hancur berkeping-keping dihadapanku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menangis..tapi apa itu membuatmu kembali?&lt;br /&gt;Esoknya,kau masih menelpon ku....aku masih berharap hubungan kita membaik...&lt;br /&gt;lalu kau berkata,butuh suntikan dana untuk tagihan teleponmu,baiklah..aku penuhi..&lt;br /&gt;2hari kemudian, dirimu menghilang lagi..&lt;br /&gt;:(&lt;br /&gt;Ada apa ini....kamu datang hanya karena 'itu'?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berulang kali terjadi dan aku seperti tidak sadar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sebulan sejak kau mengatakan kata 'putus' itu...&lt;br /&gt;Yang kuharapkan, hanya niatan tulus darimu untuk mengembalikan dana milikku yang masih kau bawa...&lt;br /&gt;Aku bukan orang yang terlalu mampu dan menganggap jumlah itu tidak material, justru itu sangat material bagiku  ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kau membaca ,aku tunggu kabar darimu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;btw...saya juga post cerita ini di&lt;a href="http://ngerumpi.com/baca/2009/07/31/sebodoh-itukah-aku.html#"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2870266117170743691-5858862389391366249?l=lindastorypage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lindastorypage.blogspot.com/feeds/5858862389391366249/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2870266117170743691&amp;postID=5858862389391366249' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/5858862389391366249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/5858862389391366249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lindastorypage.blogspot.com/2009/07/sebodoh-itukah-aku.html' title='SEBODOH ITUKAH AKU?'/><author><name>Linda Leenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06358935436310647422</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/SpSaepulnPI/AAAAAAAAAxY/TF_iBovgwGw/S220/smile+karna+anak+kecil.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2870266117170743691.post-7278647872588906004</id><published>2009-07-20T09:24:00.000-07:00</published><updated>2009-07-20T09:34:27.441-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LOVING YOU'/><title type='text'>LOVING YOU (1)</title><content type='html'>“Enough!!!Just Leave me alone!!!From now we break up..”&lt;br /&gt;Hanya itu yang ingin aku ucapkan ke dia. A big decision that I already made finally.&lt;br /&gt;Putus...apa yang aku pikirkan??tapi akhirnya aku jadi bisa tenang menyelesaikan kuliahku sekarang tanpa ada tekanan mental lagi darinya. Forget about him from now..&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;“Ly, ini tolong diselesaikan ya. Sabtu ini laporan sudah sampai di saya, untuk dipresentasikan ke Dekan.”kata Pak Rito kepadaku. &lt;br /&gt;“Iya,Pak.”jawabku.&lt;br /&gt;Pak Rito merupakan salah satu atasanku dahulu waktu aku bekerja. Saat ini aku sendiri sudah tidak bekerja lagi, mengingat kesibukan kerja lumayan menguras tenaga sampai-sampai kuliahku pun ikut agak terlantar. Namun kadang saat otakku agak dibutuhkan, aku membantu menyelesaikan sebagian tugas-tugas dari beliau. Ya..setidaknya aku jadi ada sedikit penghasilan tambahan hehehe....&lt;br /&gt;“Tring”..bunyi sms cukup mengagetkanku disela-sela tumpukkan buku di perpustakaan.&lt;br /&gt;“Ly..temenin gw ke klien yuk..prospek buat kartu kredit di kantor gw”&lt;br /&gt;Wulan temen aku yang kerja sebagai marketing di salah satu bank swasta tiba-tiba minta aku untuk menemani menemui salah satu kliennya.Duh ni anak...ndadak pula minta anterinnya,langsung aku telpon ,“Neng, sory..gw lagi diperpus nih.lagi ada kerjaan dari dari bos gw...sory ya neng gw ga bisa temenin lo hari ini”.&lt;br /&gt;“Ya udah, besok malem lo ikut gw nemuin klien gw ini ya..”&lt;br /&gt;“Iya deh, klo besok gw bisa” setelah itu kututup telponku dan melanjutkan kesibukkan ku di perpustakaan yang sempat tertunda tadi.&lt;br /&gt;Setelah 2 jam mengintari rak-rak buku yang ada disana akhirnya aku putuskan meminjam dua buku yang sebelumnya telah diseleksi dari sekian banyak buku refrensi yang bisa aku gunakan.&lt;br /&gt;Perjalanan pulang ke kos aku lalui seperti hari biasanya. &lt;br /&gt;Capeeeeeee.......kebanyakan baca buku bikin kepala pusing. Dan akhirnya aku terlelap di kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***bersambung***&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2870266117170743691-7278647872588906004?l=lindastorypage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lindastorypage.blogspot.com/feeds/7278647872588906004/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2870266117170743691&amp;postID=7278647872588906004' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/7278647872588906004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/7278647872588906004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lindastorypage.blogspot.com/2009/07/loving-you-1.html' title='LOVING YOU (1)'/><author><name>Linda Leenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06358935436310647422</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/SpSaepulnPI/AAAAAAAAAxY/TF_iBovgwGw/S220/smile+karna+anak+kecil.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2870266117170743691.post-3207816475348532765</id><published>2009-07-16T09:19:00.001-07:00</published><updated>2009-07-16T09:32:24.535-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Silent'/><title type='text'>Silent</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/Sl9V-nb-LuI/AAAAAAAAAmI/kuakoXQTKvo/s1600-h/bawa+hati.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/Sl9V-nb-LuI/AAAAAAAAAmI/kuakoXQTKvo/s320/bawa+hati.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5359096615820734178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu sewaktu saya kecil, sering saya menonton film yang mengisahkan tentang seorang putri dan pangeran. Pada masa itu, saya berharap suatu hari nanti ada pangeran berkuda putih yang akan menjemput dan membawa saya ke istananya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring dengan bertambahnya usia, saya mulai belajar bahwa tidak semua cerita manis yang saya tonton itu ada di kehidupan nyata. Tidak semua cerita selalu indah, selalu ada tangis dan intrik. Mereka yang pernah merasakan sedihnya bercerita kepada saya tentang kepedihannya, mencoba untuk berbagi dan mencari solusi atas apa yang mereka alami. Saya akui saya bukan seorang sempurna yang cukup bijak, saya hanya seorang biasa yang kadang bisa menjadi seorang pendengar. Meski tidak semua pertanyaan mereka mampu saya jawab, namun saya melihat ada kelegaan saat mereka akhirnya bisa bercerita dan berbagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri mungkin sampai detik ini masih berharap bisa bertemu dengan pangeran pujaan saya. Seseorang yang seperti ada di impian saya, seseorang yang akan menjadi satu-satunya belahan hidup saya. Namun apakah kita akan mencari terus kesempurnaan itu, dan melepaskan (lagi) orang-orang yang mau menerima kita tanpa berharap kita harus sempurna?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata itu terdengar semu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik jam terus berjalan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari terus berganti..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu ke bulan...lalu tanpa disadari tahun pun berganti..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat kita terlena..namun akhirnya menyesal karena semua itu telah terlambat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apakah yang bisa kita lakukan selanjutnya? Menyesal dan hanya menyesal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah...masa itu ...seperti baru kemarin saya alami...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya masih memeluk boneka kecil itu dan berjalan memegang tangan ayah menuju taman bermain..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya sudah tidak memeluk boneka itu lagi, usia makin bertambah..entah apakah saya makin dewasa atau malah sebaliknya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika saya mendengar seseorang berkata *maukah kamu menjadi pendampingku?*..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sejenak saya terdiam..mencoba mencerna...setelah beberapa kali saya mencoba membina suatu hubungan dan selalu gagal..tiba-tiba...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia memang bukan orang baru dalam kehidupan ku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apakah saya harus menerimanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat dia memanggil namaku...dan aku masih terdiam....berharap ada petunjuk dari yang diatas tentang jawaban yang harus kuberikan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2870266117170743691-3207816475348532765?l=lindastorypage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lindastorypage.blogspot.com/feeds/3207816475348532765/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2870266117170743691&amp;postID=3207816475348532765' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/3207816475348532765'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/3207816475348532765'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lindastorypage.blogspot.com/2009/07/silent.html' title='Silent'/><author><name>Linda Leenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06358935436310647422</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/SpSaepulnPI/AAAAAAAAAxY/TF_iBovgwGw/S220/smile+karna+anak+kecil.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/Sl9V-nb-LuI/AAAAAAAAAmI/kuakoXQTKvo/s72-c/bawa+hati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2870266117170743691.post-86700503428171378</id><published>2008-07-01T18:26:00.000-07:00</published><updated>2008-07-01T18:38:35.175-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><title type='text'>*Tak Seharusnya Kita Menikah*</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Inikah takdir? Terlahir sebagai seorang lelaki yang tak mendapat restu dari orang tuaku dan orang tua Sumi, tapi aku dan Sumi (bukan nama sebenarnya) harus tetap menikah karena cinta. Walau hanya dihadiri dua sahabatku dan wali hakim yang menikahiku, dalam beberapa menit prosesi pernikahan kami selesai. Tanpa sungkem, tabur melati atau hidangan istimewa dan ucapan selamat dari kerabat. Itu tak membuatku putus asa. Cita-cita kami sederhana, ingin hidup bahagia.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Empat tahun kemudian kami di karunia seorang putri yang cantik, sebut saja namanya Bunga (bukan nama sebenarnya). Sayang, dia tak dijenguk kakek-neneknya dan aku merasa prihatin. Aku harus bisa terima nasib kembali, orangtuaku dan orangtua Sumi tak mau menerima kami. Ya sudahlah. Aku tak berhak untuk memaksa dan aku tidak membenci mereka. Aku hanya yakin, suatu saat nanti, mereka pasti akan berubah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Bunga tumbuh menjadi seorang gadis kecil yang lincah, senang melompat-lompat, menaiki apa saja yang bisa ia capai, menggapai benda-benda yang ingin ia tahu. Keingintahuan Bunga tentang sesuatu memang sangat tinggi, tak jarang benda-benda tersebut rusak atau pecah. Terakhir cermin rias ibunya yang pecah. Waktu dia melompat dari tempat tidur ke lantai, boneka kayu yang dipegangnya terpental. Dan dia cuma bilang "Kenapa semua kaca di rumah ini selalu pecah, Ma?"&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Hari ini Bunga ulang tahun. Aku sengaja pulang lebih awal dari pekerjaanku agar bisa membeli hadiah dulu. Kemarin lalu dia merengek minta dibelikan bola. Ibunya tak membelikannya karena tak mau anaknya jadi tomboy, apalagi jadi pemain bola seperti yang sering diucapkannya. "Nanti kalau sudah besar, Bunga mau jadi pemain bola!" tapi aku tidak suka Bunga menangis terus minta bola, makanya kubelikan ia sebuah bola. Paling tidak aku bisa punya lawan main setiap Sabtu sore. Dan seperti yang sudah kuduga, dia bersorak kegirangan waktu kutunjukkan bola itu. "Horee, Bunga jadi pemain bola." &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Anakku sedang asyik menendang bola dan ia semakin ke tengah jalan. Aku berlari menghampirinya, rasa khawatirku mengalahkan kehati-hatianku dan sebuah truk pasir telak menghantam tubuhku, lindasan ban besarnya berhenti di atas dua kakiku. Waktu aku sadar, dua kakiku sudah diamputasi. Ya Tuhan, bagaimana ini. Bayang-bayang kelam menyelimuti pikiranku, tanpa kaki, bagaimana aku bekerja sementara pekerjaanku mengantar barang dari perusahaan ke rumah konsumen. Kulihat Sumi menangis sedih, bibirnya cuma berkata, "Coba kalau ayah tak belikan ia bola!" &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Sejak kejadian itu, keadaan ekonomi kami morat-marit yang akhirnya memaksa Sumi harus bekerja di luar negeri, padahal saat itu Bunga baru berumur empat tahun. Hanya beberapa tahun Sumi mengirimkan uang untuk keperluan kami, sebelum akhirnya ia menghilang tak pernah lagi memberi kabar, apalagi mengirimkan uang. Aku miris, menghadapi kenyataan ini. Menyaksikan anakku yang tumbuh remaja dan aku tahu dia ingin menikmati dunianya. Tapi keadaanku mengurungnya dalam segala kekurangan. Tapi aku harus kuat. Aku harus tabah untuk mengajari Bunga hidup tegar. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Aku merenung seharian. Ingatanku tentang istriku, kembali menemui pikiranku. Sudah belasan tahun tak kudengar kabarnya. Dan itu pula yang membuatku takut. Semalam Bunga bilang dia ingin bekerja di luar negeri. Sulit baginya mencari pekerjaan di sini yang cuma lulusan SMP. Dia bilang aku sudah tua, tenagaku habis dan dia ingin agar aku beristirahat. Dia berjanji akan rajin mengirimiku uang dan menabung untuk modal. Setelah itu dia akan pulang, menemaniku kembali dan membuka usaha kecil-kecilan. Seperti waktu lalu, kali ini pun aku tak kuasa untuk menghalanginya. Aku hanya berdoa agar anakku baik-baik saja. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Tiga tahun kemudian aku menerima kabar yang membuat dunia terasa kiamat, Bungaku terancam hukuman mati karena telah membunuh suami majikannya. Aku menangis, aku tak percaya. Bungaku yang lemah lembut tak mungkin membunuh. Lagipula kenapa dia harus membunuh. Hampir setahun aku gelisah menunggu kasus anakku selesai. Tenaga tuaku terkuras dan airmataku habis. Aku hanya bisa memohon agar anakku tidak dihukum mati andai dia memang bersalah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Hari ini, anakku akan dihukum gantung. Dan perempuan yang menuntutnya itu akan hadir melihatnya. Aku mendengar dari petugas jika dia sudah datang dan ada di belakangku. Tapi aku tak ingin melihatnya. Aku melihat isyarat tangan dari hakim di sana. Petugas itu membuka papan yang diinjak anakku. Dan "Blass..." Bungaku kini tergantung. Aku tak bisa lagi menangis. Setelah yakin sudah mati, jenazah anakku diturunkan mereka, aku mendengar langkah kaki menuju jenazah anakku. Dia perempuan yang menuntut anakku dengan hukuman mati menyibak kain penutupnya dan tersenyum sinis. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Aku mendongakkan kepalaku, dan dengan mataku yang samar oleh air mata, aku melihat garis wajah yang kukenal. “Sumi?” "Mas Hen, kau...!" "Kau...bunuh anakmu sendiri, Sumi!" "Bunga? Dia...dia...Bunga?" serunya getir menunjuk jenazah anakku. "Ya, dia Bunga kita. Bunga yang ingin jadi pemain bola jika sudah besar." "Tidak...tidaaak...!" Sumi berlari ke arah jenazah anakku. Diguncangnya tubuh kaku itu sambil menjerit histeris. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;Sejak saat itu istriku gila, tapi apakah dia masih istriku?Yang aku tahu, aku belum pernah menceraikannya. Terakhir kudengar kabarnya dia mati bunuh diri. Dia ingin dikuburkan di samping kuburan anakku, Bunga. Kata pembantu yang mengantarkan jenazahnya padaku, dia sering berteriak, "Bunga sayaaang, apalagi yang pecah, Nak." Kamu tahu Sumi, kali ini yang pecah adalah hatiku. Mungkin orang tua kita memang benar, tak seharusnya kita menikah. Agar tak ada kesengsaraan untuk Bunga anak kita. Benarkan begitu Bunga sayang?&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;*Jangan menikah tanpa restu orang tua yah...*&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://www.perempuan.com/index.php?ar_id=16807"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2870266117170743691-86700503428171378?l=lindastorypage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lindastorypage.blogspot.com/feeds/86700503428171378/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2870266117170743691&amp;postID=86700503428171378' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/86700503428171378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/86700503428171378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lindastorypage.blogspot.com/2008/07/tak-seharusnya-kita-menikah.html' title='*Tak Seharusnya Kita Menikah*'/><author><name>Linda Leenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06358935436310647422</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/SpSaepulnPI/AAAAAAAAAxY/TF_iBovgwGw/S220/smile+karna+anak+kecil.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2870266117170743691.post-2108973612337627603</id><published>2008-06-30T04:07:00.000-07:00</published><updated>2008-06-30T05:33:38.130-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><title type='text'>Cinta Tanpa Syarat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;*based on True Story...&lt;br /&gt;Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi,Pak Suyatno,58th kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit. Mereka telah selama menikah 32 tahun.Mereka dikarunia 4 orang anak, disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak dapat digerakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang. Lidahnyapun sudah tidak dapat digerakkan lagi.Setiap hari Pak Suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi,dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur. Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian.Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia selalu pulang untuk menyuapi istrinya makan siang. Sore, sepulang dari tempat usahanya, beliau memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya menonton televisi sambil menceritakan apa-apa saja yang dia alami seharian.Walaupun istrinya hanya bisa memandang dan tak dapat menanggapi,&lt;br /&gt;Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur.Rutinitas ini dilakukan pak suyatno lebih kurang 25 tahun, dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka, sekarang anak-anak mereka sudah dewasa, 3 diantaranya telah tinggal dengan keluarga masing2, hanya si bungsu yang masih kuliah.Pak Suyatno memutuskan untuk merawat sendiri istrinya, yang dia inginkan hanya satu, semua anaknya berhasil.Pada suatu hari ke empat anaknya berkumpul dirumahnya, sambil menjenguk ibunya. Dengan kalimat yang cukup hati-hati anak sulungnya berkata " Pak kami ingin sekali merawat ibu, sejak kecil, kami melihat bapak merawat ibu dan tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak...bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu".--Dengan mata berkaca anak sulung melanjutkan--,"sudah yang keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak dengan berkorban seperti ini. Kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baiknya secara bergantian".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak diduga anak-anaknya. "Anak-anakku, Jikalau perkawinan &amp;amp; hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah......tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian..-(sejenak kerongkongannya tersekat)-..kalian yang selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yang tidak dapat dihargai dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti Ini. kalian menginginkan bapak bahagia, apakah batin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaannya sekarang, kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yang masih sakit." Sejenak kemudian suasana haru semakin merona di ruangan tersebut, anak-anak pak suyatno saling meneteskan airmata dan tercekat, tak mampu lagi berkata-kata, merekapun melihat butiran-butiran kecil mengalir dipelupuk mata ibu mereka...yang dengan tatapan pilu sedang menatap mata suami yang sangat dicintainya itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah akhirnya pak suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber. Merekapun mengajukan pertanyaan kepada pak suyatno rahasia apa hingga mampu bertahan selama 25 tahun merawat istrinya yang sudah tidak bisa apa-apa...saat itulah untuk pertama kalinya beliau menangis, di hadapan tamu yang hadir di studio (yang kebanyakan kaum perempuan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disitulah Pak Suyatno bercerita,"Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi -(memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian)-, itu adalah kesia-siaan. Saya telah memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan mata hatinya dan mata batinnya, dia memberi saya 4 orang anak yang lucu-lucu dan pandai-pandai.Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen kami untuk saling mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya, apalagi dia sakit...."&lt;br /&gt;&lt;a href="http://popie27.blogspot.com/2008/06/cinta-tanpa-syarat.html"&gt;Sumber&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2870266117170743691-2108973612337627603?l=lindastorypage.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lindastorypage.blogspot.com/feeds/2108973612337627603/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2870266117170743691&amp;postID=2108973612337627603' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/2108973612337627603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2870266117170743691/posts/default/2108973612337627603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lindastorypage.blogspot.com/2008/06/cinta-tanpa-syarat.html' title='Cinta Tanpa Syarat'/><author><name>Linda Leenk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06358935436310647422</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_PxfdV_NHnww/SpSaepulnPI/AAAAAAAAAxY/TF_iBovgwGw/S220/smile+karna+anak+kecil.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
